Terakreditasi ASEAN dan KAN serta tersertifikasi ISO

 ILAC-MRA photo ILAC_zps06d509e7.jpgPhotobucket
                                                                                                   ISO 9001 : 2008 
 
  

Tugas Pokok dan Fungsi

1.   Penyusunan program, rencana kerja dan anggaran, pelaksanaan kerja sama, serta Penyiapan

      evaluasi dan pelaporan.

2.   Pelaksanaan pengujian mutu obat hewan.

3.   Pelaksanaan setifikasi obat hewan.

4.   Pelaksanaan pengkajian obat hewan.

5.   Pelaksanaan pemantauan obat hewan yang beredar.

6.   Pelaksanaan pengembangan teknik dan metoda pengujian mutu obat hewan.

7.   pembuatan dan penyusunan formulasi pakan hewan percobaan.

8.   Pengelolaan hewan percobaan.

9.   Pengelolaan limbah pengujian mutu obat hewan.

10. Pengamanan hasil pengujian mutu obat hewan.

11. Pelaksanaan bimbingan teknis pengujian mutu dan sediaan obat hewan.

12. Pengkajian dan pengujian keamanan hayati produk bioteknologi.

13. Pengujian potensi dan keamanan obat hewan yang terkandung dalam pakan

14. Pelaksanaan  pengujian dan monitoring residu obat hewan.

15. Pelaksanaan monitoring efek samping obat hewan.

16. Pengkajian batas maksimum residu obat hewan.

17. Pengembangan sistem dan diseminasi informasi obat hewan.

18. Pelaksanaan pelayanan laboraorium rujukan dan acuan pengujian obat hewan.

19. Pemberian pelayanan teknis pengujian mutu, sertifikasi, pengkajian dan pemantauan obat hewan.

20. Pengelolaan hewan percobaan dan pengelolaan limbah pengujian mutu obat hewan.

21. Pemberian pelaksanaan sertifikasi, pemantauan dan pengamanan hasil pengujian mutu

      obat hewan.

22. Pengelolaan tata usaha dan rumah tangga BBPMSOH.

 

Sumber : Peraturan Menteri Pertanian No. : 53/Permentan/OT.140/5/2013

Berita Terbaru

PENAMBAHAN RUANG LINGKUP AKREDITASI BBPMSOH OLEH KOMITE AKREDITASI NASIONAL (KAN) TAHUN 2014

         Sebagai lembaga yang telah terakreditasi oleh KAN, BBPMSOH secara rutin satu tahun sekali disurveilans oleh KAN untuk memastikan bahwa BBPMSOH secara konsisten melaksanakan SNI ISO/IEC 17025:2008. Bersamaan dengan kegiatan surveilans, dilaksanakan juga asesmen penambahan ruang lingkup yang telah diajukan oleh BBPSMOH pada tahun sebelumnya. Pelaksanaan kegiatan surveilans dan asesmen oleh KAN pada tanggal 27-28 Februari 2014 dengan asesor kepala Dr. Bambang Mursito, SSi., Apt., MSi (alm), Dr. drh. Ening Wiedosari, MSi dan drh. Tatty Supriati, MSc.

Read More...



PERTEMUAN PEMBINAAN ADMINISTRASI KETATAUSAHAN LINGKUP DIREKTORAT JENDRAL PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN TAHUN 2014

        Pertemuan Pembinaan Administrsi Ketatausahaan lingkup direktrat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) tahun 2014 yang diselenggarakan pada tanggal 28 s/d 30 agustus 2014 di hotel pramesthi Bogor dibuka oleh sekertaris Direktorat jenderal Peternakan dan Kesehatan hewan yaitu Bapak Dr. Ir. Riwanto, MM yang di hadiri oleh 57 peserta yang berasal dari 21 Unit Pelaksana Teknis (UPT), 5 Direktorat dan Biro Hukum dan Informasi Publik Sekertariat Jendral. Pertemuaan yang mertemakan "Melalui Pembinaan pustakawan/pengelola Perpustakaan dan Arsipasi/Pengelola Arsip, Kita Tingkatkan Kineerja Berbasis Digital" ini menghadirkan narasumber dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Pustaka Bogor dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)

 

 photo Pustakawan_zps7fe78481.jpg

Read More...



WORKSHOP on BIOSAFETY PRINCIPLES AND PRACTICES di BBPMSOH

      Biosafety di laboratorium telah menjadi pedoman praktik untuk keamanan hayati, suatu disiplin dalam penanganan dan sistem kontainmen terhadap mikroorganisme menular dan bahan biologi berbahaya. Penerapan biosafety selama praktikum dan pemindahan mikroorganisme sangatlah penting bagi para pekerja laboratorium, khususnya mereka yang bekerja di laboratorium mikrobiologi, karena merekalah yang paling rentan terpapar infeksi di laboratorium.

 

 photo IMG_3109_zps15bdf844.jpg
 
 

Read More...
  [1] 2 3 ... 51   Next